Perusahaan Grab Minta Ganjil Genap Tak Sasar Taksi Online

0
19

Keadilan News – Perusahaan penyedia layanan Taksi Daring, Grab  mengusulkan kepada Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk membuat pengecualian perluasan ganjil genap untuk armada mereka.

Ridzki Kramadibrata Presdir Grab Indonesia mengatakan usul diajukan dengan dua pertimbangan.Pertama, kehadiran taksi online yang ia yakini mengurangi penggunaan kendaraan pribadi  dan sejalan dengan program pemerintah.

Datanya, satu taksi online, lanjutnya, mampu melayani 10-20 perjalanan dalam sehari. Kedua, penurunan pendapatan pengemudi akibat perluasan ganjil genap bagi taksionline.

Ridski mengaku tidak menginginkan dampak massal dari penurunan pendapatan pengemudi. “Menurut saya sangat adil jika ganjil genap ini dilakukan pengecualian juga untuk taksi online,” katanya, Selasa (13/8/2019).

Untuk informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperluas pelaksanaan kebijakan ganjil genap. Rencana perluasan tersebut mulai diuji coba pada Senin (12/8) kemarin.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY