Keadilannews– Demo Mahasiswa Peduli Energi Jakarta, menuntut segera tuntaskan kasus korupsi di Kementrian ESDM EBTKE terindikasi melibatkan petinggi ESDM EBTKE yang hingga kini belum tuntas diselesaikan KPK, Kejaksaan dan polisi.

Aksi mahasiswa dengan protes menggoyang pagar ESDM, lantaran pihak penegak hukum lamban menangani kasus korupsi di KESDM EBTKE. Seperti kasus 142 Proyek EBT mangkrak yang merugikan negara trilliunan rupiah.

Polisi yang bersiaga di depan kantor ESDM menjaga kemananan ketertiban pendemo.

“Beberapa telah ditetapkan menjadi tersangka oleh kejaksaan Tinggi Papua kini menahan tiga pegawai Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait kasus korupsi pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) sebesar Rp12 miliar di Teminabuan, Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat,” kata Husni, korlap aksi, Selasa (17/4/2018).

Husni mengatakan, aksi yang mereka lakukan merupakan bentuk ketidakpercayaan masyarakat dengan kinerja ESDM EBTKE “Kami takut jangan-jangan telah terjadi kongkalikong karena sampai hari ini temuan BPK RI belum ditindak lanjuti Penegak hukum,” tandasnya.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengumumkan bahwa terdapat 142 proyek energi baru terbarukan (EBT) senilai Rp 1,17 triliun yang mangkrak. Proyek-proyek yang mangkrak itu didanai oleh APBN, dan dikerjakan pada kurun waktu 2011 hingga 2017. Menurut data BPK, ada 708 proyek pembangkit listrik EBT pada 2011-2017 dengan nilai total Rp 3,155 triliun. Tapi hanya 566 proyek dengan nilai Rp 1,98 triliun yang telah diserahterimakan kepada pemerintah dalam Berita Acara Serah Terima (BAST).

“Kejaksaan harus bekerja sama dengan KPK dan Kepolisian untuk memeriksa semua petinggi Kementrian ESDM EBTKE, tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah jika penyidik terus mendalami kasus tersebut sampe semuanya terkuak Ada mafia korupsi di KESDM EBTKE,” tegas Husni.

Imam Budi Mansur menambahkan meminta penegak hukum usut tuntas megakorupsi di ESDM EBTKE, kasus-kasus megakorupsi di tubuh ESDM EBTKE terindikasi melibatkan Dirjen ESDM EBTKE Rida Mulyana, tidak mungkin tiga staf kementrian bermain proyek kalau tidak diperintahkan atasannya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY