Keadilannews– Forum Peduli BUMN menggelar konferensi pers di kafe Cikini, jalan Cikini, Menteng, Jakarta, pada pukul 16.00 WIB.

Konferensi pers hari ini (10/4/2018) merupakan kajian dan respon atas maraknya korupsi di perusahaan BUMN. Terdiamnya pihak penegakan hukum bisa dipengaruhi mafia telekomunikasi dan oligarki politik kekuasaan di tubuh PT Telkom.

FP BUMN Konpers

WakilKetua Umum FP BUMN Hanif Maestro menyampaikan dalam konpers, bahwa Telkom Indonesia terkait dugaan pemindahan atau migrasi 3,5 juta data pelanggan PT. Telkom Indonesia sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara 1,2 triliun rupiah.

“Perlunya Bareskrim Mabes Polri, KPK dan Kejaksaan turun tangam untuk melakukan audit forensik terhadap sistem ITPT. Karena akibat kebijakan IT banyak merugikan negara, belum lagi Kasus korupsi dari MPLIk dan lainnya,” ungkap Hanif.

Memori kolektif terhadap kejahatan korupsi PT. Telkom di masa lalu agar kejahatan serupa oleh para mafia telekomunikasi di PT. Telkom tak kembali terulang. Apalagi menjelang momentum Pemilu 2019.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Telkom Indonesia bulan ini akan dilaksanakan, “kami FP BUMN, meminta Dewan Komisaris mengganti Dirut PT Telkom Alex J Sinaga dan Direktur IT Zulhelfi Abidin PT Telkom di ganti, Karena banyak melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugasnya. Kebijakannya mengakibatkan kerugian Negara akibat trilliun rupiah,” tegas dalam jumpa Persnya.

Poin penting dari jumpa pers ini, kami FP BUMN akan melakukan pelaporan kepada penegak hukum atas penyalahgunaan wewenang petinggi PT Telkom. Dan Kami sudah meyiapkan langkah gerakan turun kejalan untuk menyampaikan pendapat dimuka umum di depan kantor PT Telkom dan KPK. Sebagai bentuk upaya lahirnya keadilan Hukum dan Pemberantasan korupsi.

Pantauan awak media pada pukul 15.30 WIB, FPBUMN sudah mempersilakan wartawan untuk masuk dan mendengarkan jumpa pers.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY