Keadilannews– Forum Rakyat Anti Korupsi (Forak) Riau demo kasus dugaan korupsi Bank Riau Kepri (BRK) di KPK, senin, 16 April 2018 di Jakarta.

Aktivis Anti Korupsi mendesak KPK agar menuntaskan sejumlah kasus Kredit Fiktif ratusan miliar dan skandal obligasi Rp. 1,4 triliun, berikut rinciannya :

Kredit fiktif Rp. 30 Miliar Capem Sorek Pelalawan

Kredit Bermasalah Rp. 150 Miliar Capem Dalu-dalu Rokan Hulu

Kredit Bermasalah Koperasi Majapahit Rp 17 Miliar Cabang Kampar

Kredit Bermasalah XIII Koto Kampar Rp. 3 Miliar

Penerbitan dan pembelian Obligasi Rp. 1,4 Triliun

Kredit bermasalah Rp 20 Miliar BRK syariah Duri.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui telah menerima laporan terkait kasus Bank Riau Kepri. Laporan ini terkait dengan dugaan adanya kredit fiktif di bank tersebut.

“Terkait kredit fiktif Bank Riau Kepri dan menimbulkan kerugian negara, KPK segera menindaklanjuti kasus tersebut karena jika lamban responnya, Bank Riau Kepri bisa bangkrut,” kata Rangga Saat demonstrasi di gedung KPK, Jakarta, Senin (16/4).

Dia berharap laporan indikasi korupsi Bank Riau Kepri tersebut ditelaah dalam penelaahan lebih lanjut.

KPK wajib menaikkan laporannya ke penyelidikan dan Penindakan agar Bank Riau Kepri terselamatkan dari mafia korupsi,” tutupnya.

LEAVE A REPLY